Magister Pindo UBH, Si Bungsu yang Makin Cemerlang
Sebanyak 1176 orang wisudawan, yang terdiri dari 69 magister, 1068 sarjana, dan 43 ahli madya terlihat begitu ceria. Begitu juga dengan pihak keluarga yang ikut menghadiri acara tersebut.
Kegembiraan makin kental dirasakan para magister, terutama dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Pindo). Lulusan Prodi Magister Pindo ini tampil menjadi yang terbaik di tingkat Universitas yaitu Susi Endrita, M.Pd sekaligus mendapatkan penghargaan dari Rektor Prof, Dr. Azwar Ananda, MA. Bahkan di tingkat sarjana, adik mereka dari Pindo S1 juga menjadi yang terbaik di tingkat universitas.
Susi tentu saja bangga di hari itu. Kebanggaan itu juga dirasakan rekan-rekannya seolah-olah mereka yang ikut menerima penghargaan itu. “Kami merasakan itu karena kami sudah merasa satu keluarga. Semua saling dukung, saling membantu satu sama lainnya,” ujar Ruswanto, salah satu wisudawan.
Bahkan Ruswanto yang dipanggil Pak Roro itu mengaku menargetkan bisa menamatkan kuliah dalam jangka tiga tahun paling cepat.
Kebersamaan di angkatannya, angkatan VII Prodi Magister Pindo membuatnya bersemangat. Apalagi rekan-rekannya berencana untuk diwisuda Februari, namun karena ingin dia tamat lebih cepat dari targetnya semula, memilih wisudanya di Agustus saja.
“Alhamdulillah, saya bisa ikut wisuda ke-68 ini. Sungguh saya tak menyangka bisa tamat tepat waktu,” ujarnya tersenyum bahagia.
Apalagi, pimpinan pasca sarjana, dosen dan pihak tata usaha memberikan dukungan dan pelayanan
prima pula. Tugas bisa didapatkan via email. Banyak kemudahan di segi administrasi.
Diakui Ketua Prodi, Yetty Morelent, ada ikatan bathin yang kuat dengan angkatan VII Pindo ini. Ada yang seusia dengan dia seperti Mimi Rosita, M.Pd dan bahkan ada yang seangkatan dengan anaknya.
“Jadi saya bisa bebas bersikap, kadang sebagai teman, kakak dan kadang sebagai orang tua. Saya pun bebas mencurahkan isi hati kepada mereka,” ujar Yetty.
Keakraban mereka diakui Yetty, sempat membuatnya hampir menitikkan air mata haru pada saat menyerahkan ijazah mereka satu-per satu. Ada perasaan kehilangan, terutama terhadap angkatan VII yang sangat supporting terhadap Prodi Pindo ini.
Prodi akan terbantu jika mahasiswanya tamat tepat waktu, kalau bisa tamat dengan pujian semua. Karena hal ini akan berdampak pada akreditasi prodi.
Terlebih Pindo yang bisa melakukan percepatan reakreditasi dari C untuk menggapai Akreditasi BAN PT B tentu harus melakukan lompatan-lompatan signifikan agar bisa merealisasikan target Rektor Prof. Dr. Azwar Ananda untuk menambah prodi yang bisa terakreditasi A.
Pindo pun menargetkan bisa cepat melakukan reakreditasi untuk mendapatkan Akreditasi A. “Alhamdulillah, kita mampu reakreditasi lebih cepat saat ingin menuju Akreditasi B. Kami pun berharap bisa melakukan hal serupa untuk Akreditasi A,” ujar istri pemilik Radio Arbes FM ini.
Dalam waktu dua tahun setelah terakreditasi C, Pindo mengajukan reakreditasi dan sukses mendapatkan Akreditasi B.
Yetty pun akhirnya mengungkapkan rahasia besar bagaimana angkatan VII yang hanya 21 orang bisa tamat tepat waktu dan sudah mencapai 65 persen pada wisuda ke-68 ini.
Kuncinya terletak pada taktik meletakkan metodologi penelitian pada semester satu. Dengan strategi ini, para calon magister di awal semester kedua dapat mengajukan rancangan proposal untuk bahan penelitian. Sembari kuliah semester dua para calon magister bisa berkonsultasi dengan
pembimbingnya. Mereka dibimbing oleh pembimbing yang berkualifikasi ilmu sesuai dengan tesis mereka.
“Tidak perlu menunggu-nunggu waktu. Itu selalu saya ingatkan kepada mahasiswa. Segera amalkan ilmu di pekerjaan masing-masing. Saya sangat bahagia bisa mengantarkan mereka selesai kuliah tepat waktu,” ujarnya.Dokumentasi Kebahagiaan
Kebahagiaan di wisuda ke-68 itu ingin diabadikan Pindo dengan sebaik-baiknya. Ruswanto dan rekan-rekannya sepakat ada kenangan manis buat mereka saat di wisuda. Kenangan yang bisa dilihat dan diingat hingga anak cucu, betapa mereka sudah menjadi satu keluarga.
Ruswanto mengontrak TV Irama Channel yang berkantor pusat di Jalan M. Nasroen No.37 Silaing Bawah, Kota Padang Panjang. TV Streaming itu membuat liputan khusus buat mereka. Hasil liputan bisa disaksikan di www. irama.tv
Arbes FM pun tak mau ketinggalan memberitakan hal ini dan mereka pun memilih Harian Singgalang untuk meliput, khusus untuk hari bahagia mereka.
“Dukungan penuh ini untuk membahagiakan keluarga besar kami, wisudawan Pindo di wisuda ke-68 ini. Ini juga bisa jadi bahan untuk berbagai keperluan termasuk bahan untuk reakreditasi nantinya. Semoga kami bisa berpartisipasi menjadikan prodi ini Terakreditasi A,” ujarnya penuh harap. (zul)