Lewat Jambore, Semangat Koperasi Dibangkitkan ke Generasi Muda
Padang - Semangat berkoperasi harus tetap ditumbuhkan agar koperasi benar-benar mampu menjadi sokoguru perekonomian Indonesia. Momentum hari koperasi provinsi Sumbar yang dipusatkan di Batusangkar hari ini Kamis (20/7) diharapkan mampu menumbuhkembangkan gerakan koperasi daerah ini. Generasi muda pun diharapkan kian banyak yang mau menghidupkan koperasi di daerahnya.
“Hari koperasi merupakan momentum bagi kita untuk menambah semangat membenahi langkah kita dalam mengelola dan mengembangkan perkoperasian. Akan menjadi kebahagiaan bila koperasi ini maju, mampu memenuhi kebutuhan dan mensejahterakan anggotanya. Tahun ini kita memotivasi generasi muda untuk berkooperasi lewat jambore pemuda koperasi,” papar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Zirma Yusri dalam temu ramah dengan wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/7).
Zirma menyatakan koperasi hendaknya dijalankan oleh insan-insan mau bersama-sama punya usaha yang mampu memenuhi kebutuhan bersama, mampu menghadirkan kebersamaan dalam menjalankan usaha tersebut. Ini disebabkan koperasi dimiliki bersama oleh anggotanya dan keuntungannya pun dinikmati bersama.
Bukan masanya lagi gerakan koperasi hanya mengemukakan masalah yang mereka hadapi tanpa berusaha mencari solusi bagi permasalahan tersebut. Tak ada lagi kebijakan pemerintah yang mengikat dalam mengembangkan koperasi seperti tahun 1980-an. Tiada lagi bantuan perkuatan permodalan seperti 2001-2007 yang hingga kini terus dicari penyelesaiannya.
Bahkan kini pemerintah daerah pun tak bisa memberi bantuan perkuatan. Hal ini terkait Permendagri tahun No.14/2016, hibah dan bantuan sosial hanya diberikan kepada lembaga atau usaha yang badan hukumnya dikeluarkan oleh Mendagri dan harus nirlaba. Koperasi tak memenuhi aturan ini, maka tak bisa berharap bantuan seperti dulu lagi.
Maka sangat diharapkan dari dalam koperasi itu sendiri yang harus mampu menghimpun potensi baik dari anggota maupun pihak lain demi mengembangkan koperasi hingga maju, tangguh dan mandiri. Pemerintah kini hanya memfasilitasi dengan kebijakan seperti himbauan membangun koperasi di tiap nagari, menyukseskan Gema Nagari yang menghimpun potensi rantau untuk membangun koperasi di kampung halamannya. Sistem online Gema Nagari pun dibangun untuk keperluan ini dan telah bisa digunakan.
Zirma mengungkapkan, gebrakan yang dilakukan Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Sumbar, Hendra Irwan Rahim. Jambore Koperasi Pemuda tingkat SMA SMK se-Sumbar yang digagasnya sangat bermanfaat bagi generasi muda dalam memahami perkoperasian, punya semangat wirausaha, gotong royong dan kebersamaan. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang dipupuk dalam jambore inilah ruh untuk mengelola dan mengembangkan koperasi.
Makin muda mereka mengenal nilai-nilai dan jiwa koperasi, makin mudah bagi mereka untuk berkecimpung di koperasi. Mereka yang dirahkan untuk menggantikan generasi tua yang menjadi jiwa gerakan koperasi saat ini.
Pada jambore di halaman Istano Pagaruyung yang dikenal Bumi Perkemahan Pagaruyung tersebut, siswa-siswi SMA dan SMK se Sumatera Barat diberikan pembelajaran kewirausahaan, gotong royong dan kebersamaan. Ada serangkaian kegiatan edukatif, kompetitif sekaligus rekreatif bagi para peserta.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Koperasi Junaidi menjelaskan kegiatan Quis Jambore Berani akan memunculkan semangat kompetisi yang sehat dan menumbuhkan jiwa sportivitas. Lomba Tenda Terbaik akan membentuk lingkungan yang bersih nyaman dan sehat. Sementara lomba kreativitas seni menggambarkan kegiatan koperasi bukan semata bicara ekonomi dalam kaitan untung dan rugi. Ada nilai budaya daerah setempat yang harus dipertahankan.
Cooperative competitivi game ini yang digunakan untuk memupuk kebersamaan. Mereka harus membentuk team work yang solid untuk mewujudkan hakekat koperasi itu dari anggota bagi anggota dan untuk anggota.
Peserta juga harus bersiap untuk lomba pidato koperasi, mengikuti simulasi rapat anggota tahunan, debat koperasi. Ada lomba karya tulis ilmiahnya juga. Bakal dipilih pula kontingen terfavorit. (zul)
“Hari koperasi merupakan momentum bagi kita untuk menambah semangat membenahi langkah kita dalam mengelola dan mengembangkan perkoperasian. Akan menjadi kebahagiaan bila koperasi ini maju, mampu memenuhi kebutuhan dan mensejahterakan anggotanya. Tahun ini kita memotivasi generasi muda untuk berkooperasi lewat jambore pemuda koperasi,” papar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Zirma Yusri dalam temu ramah dengan wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/7).
Zirma menyatakan koperasi hendaknya dijalankan oleh insan-insan mau bersama-sama punya usaha yang mampu memenuhi kebutuhan bersama, mampu menghadirkan kebersamaan dalam menjalankan usaha tersebut. Ini disebabkan koperasi dimiliki bersama oleh anggotanya dan keuntungannya pun dinikmati bersama.
Bukan masanya lagi gerakan koperasi hanya mengemukakan masalah yang mereka hadapi tanpa berusaha mencari solusi bagi permasalahan tersebut. Tak ada lagi kebijakan pemerintah yang mengikat dalam mengembangkan koperasi seperti tahun 1980-an. Tiada lagi bantuan perkuatan permodalan seperti 2001-2007 yang hingga kini terus dicari penyelesaiannya.
Bahkan kini pemerintah daerah pun tak bisa memberi bantuan perkuatan. Hal ini terkait Permendagri tahun No.14/2016, hibah dan bantuan sosial hanya diberikan kepada lembaga atau usaha yang badan hukumnya dikeluarkan oleh Mendagri dan harus nirlaba. Koperasi tak memenuhi aturan ini, maka tak bisa berharap bantuan seperti dulu lagi.
Maka sangat diharapkan dari dalam koperasi itu sendiri yang harus mampu menghimpun potensi baik dari anggota maupun pihak lain demi mengembangkan koperasi hingga maju, tangguh dan mandiri. Pemerintah kini hanya memfasilitasi dengan kebijakan seperti himbauan membangun koperasi di tiap nagari, menyukseskan Gema Nagari yang menghimpun potensi rantau untuk membangun koperasi di kampung halamannya. Sistem online Gema Nagari pun dibangun untuk keperluan ini dan telah bisa digunakan.
Zirma mengungkapkan, gebrakan yang dilakukan Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Sumbar, Hendra Irwan Rahim. Jambore Koperasi Pemuda tingkat SMA SMK se-Sumbar yang digagasnya sangat bermanfaat bagi generasi muda dalam memahami perkoperasian, punya semangat wirausaha, gotong royong dan kebersamaan. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang dipupuk dalam jambore inilah ruh untuk mengelola dan mengembangkan koperasi.
Makin muda mereka mengenal nilai-nilai dan jiwa koperasi, makin mudah bagi mereka untuk berkecimpung di koperasi. Mereka yang dirahkan untuk menggantikan generasi tua yang menjadi jiwa gerakan koperasi saat ini.
Pada jambore di halaman Istano Pagaruyung yang dikenal Bumi Perkemahan Pagaruyung tersebut, siswa-siswi SMA dan SMK se Sumatera Barat diberikan pembelajaran kewirausahaan, gotong royong dan kebersamaan. Ada serangkaian kegiatan edukatif, kompetitif sekaligus rekreatif bagi para peserta.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Koperasi Junaidi menjelaskan kegiatan Quis Jambore Berani akan memunculkan semangat kompetisi yang sehat dan menumbuhkan jiwa sportivitas. Lomba Tenda Terbaik akan membentuk lingkungan yang bersih nyaman dan sehat. Sementara lomba kreativitas seni menggambarkan kegiatan koperasi bukan semata bicara ekonomi dalam kaitan untung dan rugi. Ada nilai budaya daerah setempat yang harus dipertahankan.
Cooperative competitivi game ini yang digunakan untuk memupuk kebersamaan. Mereka harus membentuk team work yang solid untuk mewujudkan hakekat koperasi itu dari anggota bagi anggota dan untuk anggota.
Peserta juga harus bersiap untuk lomba pidato koperasi, mengikuti simulasi rapat anggota tahunan, debat koperasi. Ada lomba karya tulis ilmiahnya juga. Bakal dipilih pula kontingen terfavorit. (zul)