Jiep dan Bekraf Bakal Wujudkan Kawasan Industri Bertaraf Global
Padang - Kawasan Industri yang tengah berkembang pesat di Indonesia, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) terus melakukan berbagai terobosan. PT JIEP akan menghadirkan Sentra Usaha Industri Kecil (SUIK) & ruang kreatif yang sarat akan sentuhan modernitas dengan aspek seni tinggi di Kawasan Industri Pulogadung (KIP).
Untuk mewujudkannya JIEP menggandeng Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) untuk bekerjasama dalam menciptakan simpul kreatif sebagai pertemuan talenta dan cerminan keanekaragaman budaya dan karya Indonesia. Kerjasama ini dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada Kamis (13/7) di Ruang Deputi Infrastruktur Gedung Kementerian BUMN Lantai 17.
Direktur Utama PT JIEP, Rahmadi Nugroho, disela-sela kegiatan MoU mengatakan kerjasama yang dilakukan JIEP dan BEKRAF merupakan bukti konkret korporasi dalam mewujudkan Kawasan Industri bertaraf Internasional. Menurutnya, untuk naik ke taraf global kawasan industri perlu memiliki ruang kreatif yang dapat menjadi sarana berkesenian para kawula muda.
“JIEP sebagai pengembang Kawasan Industri Pulogadung sadar betul akan pentingnya peran anak anak muda dalam menciptakan konsep Ruang Kreatif. Oleh karena itulah kami bersama BEKRAF melakukan kerjasama ini agar ke depannya Kawasan Industri Pulogadung yang saat ini tengah berkembang pesat semakin menarik atensi para tenant dan juga investor untuk berinvestasi di JIEP,” ujar Rahmadi yang didampingi Sekretaris Perusahaan, Purwati.
Purwati mengungkapkan BEKRAF nantinya akan merevitalisasi blok SUIK K10 sebagai salah satu blok industry hub dengan sentuhan arsitektur modern, elegan dan dinamis. Selain itu, untuk mempercantik sekaligus menghidupkan Creative Hub tersebut, BEKRAF akan menghadirkan Komunitas Mural dan para pelaku industri kreatif.
“Kami optimis ke depannya Kawasan Industri Pulogadung akan menjadi kawasan Industri yang modern, elegan, serta berdaya saing tinggi. Hal tersebut tentunya tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya sentuhan- sentuhan kreatif para komunitas mural dan anak-anak muda kreatif yang difasilitasi BEKRAF ini. Hal ini tentunya akan menjadi nilai tambah bagi kawasan untuk menjadi kawasan industri yang luar biasa,” ujarnya pada press release yang diterima Singgalang.
Sementara itu, Hari Sungkari Deputi Infrastruktur BEKRAF mengharapkan kehadiran sentra usaha kreatif di KIP dapat berkembang menjadi sentra usaha kreatif nasional. KIP mampu menjadi Rumah bagi industri kreatif di Indonesia.
"Secara historis dahulu saya pernah mengunjungi kawasan Industri Pulogadung ketika kuliah suasananya sangat berbeda dgn saat ini. Sekarang KIP sangat nyaman, asri, dan juga terawat oleh karena itu saya berani mengatakan bahwa Kawasan Industri Pulogadung bukan kawasan biasa, disana banyak sekali potensi sentra industri kreatif yang mampu dikembangkan," tambahnya. (zul)
