Header Ads

  • Breaking News

    Demi Lebaran, Hidup Berpindah dari Masjid ke Masjid


























    Padang - Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H, jadi pembuktian cinta Beta Sonata dan istri. Beberapa bulan jelang puasa dia harus berhenti bekerja bekerja.

    Keahliannya mengope rasikan alat berat, yang selama ini dibayar cukup mahal tak terpakai lagi. Usaha pertambangan emas pada salah satu kabu paten baru di Sumbar, dimana dia bekerja tak boleh beroperasi lagi.

    Dia yang dulu mengha dapi puasa dan berlebaran dengan penuh kegembi raan. Kini harus melalui nya dengan kegetiran. Saat lebaran pun harus ‘memak sa’ anak-anak menyusuri pasir dan berpanas-panas pula.

    Beta harus menjalani nya karena gaji yang ber hasil disisihkan oleh istri selama ini jadi penopang sementara dia dapat peker jaan baru. Namun peker jaan itu tak kunjung dapat. Simpanan makin menipis.

    “Untung motor butut yang dibeli saat bekerja dulu tak dijual pula. De ngan motor itulah kami keliling. Bekerja apa saja agar anak-anak tetap ma kan,” ujar Beta.

    Dengan motor tersebut mereka hijrah dari satu kampung ke kampung lain nya, hingga sampai ke kampung istri di Sijunjung. Hanya sebentar di sana, mereka berangkat lagi mengikuti garis nasib. Dari sinilah perjuangan mereka bermula.

    Beta mengungkapkan, dengan bekal seadanya, motor bermuatan empat orang dan tas pakaian mereka mulai bergerak ke arah Sawahlunto. Bekal yang cukup satu hari, mem buat mereka harus berhen ti begitu bekal habis. Di mana berhenti, kedua sua mi istri bekerja serabutan. Mereka bergantian menja ga anak yang baru ber umur 5 dan 3 tahun.

    Beta jadi buruh angkat di pasar sementara istri menjaga anak. Jika istri bekerja menggutia lado atau membuka bawang, gantian beta yang meng asuh anak. Jika ada terber sit rasa harus berangkat, motor pun disiapkan memulai perjalanan ke daerah baru.

    Saat malam, mereka tidur di emperan kedai atau rumah penduduk yang kebetulan kosong. Beralaskan tikar butut dan berselimutkan kain seada nya mereka pun beristira hat. Nyamuk dan angin malam harus mulai mereka akrabi.Saat puasa pun cara ini mereka lakoni. Jika berun tung, mereka bisa menum pang tidur di masjid atau mushalla. Di masjid atau mushalla ini lah berkah ramadhan mereka rasa kan. Makanan, minuman dan tempat tidur yang lebih enak mereka dapat kan. Ada-ada saja yang diberikan jamaah masjid yang jatuh kasihan terha dap kedua buah hati beta.

    Meski warga mulai jatuh sayang kepada mereka, Beta dan keluarga tetap melanjutkan perjalanan hingga minggu terakhir puasa mereka sudah berada di kawasan bungus. Dan dari informasi yang diperoleh Beta, dia ingin mengadu untung di Bungus saat lebaran nanti.

    Dia bersama beberapa penduduk lokal menyewa perahu untuk pergi ke pulau terdekat, termasuk Pulau Nyamuk. Bersama penduduk itu, Beta mencari umang-umang (kelomang). Hewan yang dike nal dengan ketam pertapa ini mereka cari seputaran pulau-pulau itu.

    Ada beberapa hari di pulau dan Beta mampu mengumpulkan satu ka rung umang-umang. Habis juga dana hampir sejuta untuk biaya perahu, bekal dan makan umang-umang tersebut.

    Umang-umang inilah yang ditawarkannya pada pengunjung Pantai Carolina yang ingin menikmati deburan ombak dan aneka permainan yang tersedia. Bersama sang istri, Beta menyusuri pantai. Berta nya ke setiap pengunjung yang rehat di tikar-tikar di sepanjang pantai itu.

    Beta ke bergerak ke Utara sementara istri ke Selatan. Begitu sampai Lalu berbalik dan bertukar posisi.“Alhamdulillah, ada reze ki anak saya. Ada yang membeli satu atau dua paket umang-umang,” kata nya seraya menyodor kan gelas air minum ke masan yang berisi satu umang-umang besar dan beberapa yang kecil.

    Satu paket ditawarkan nya Rp10.000. Namun jika lagi apes atau rezekinya sedang lumayan, Beta mau melepasnya 2 paket sehar ga Rp15.000 untuk dua paket.

    Bahkan jika ada yang ramah dan menawari ma kanan buat dia atau anak nya, Beta pun berusaha membalasnya dengan me ninggalkan umang-umang buat si kecil dari keluarga yang bermurah hati itu. Dari awalnya bermaksud menjual, Beta menggratis kan satu bahkan hingga dua paket.

    “Mereka baik kepada saya, hanya itu yang bisa saya lakukan buat mere ka,” ujarnya saat ditanya kenapa dia berusaha mem balas kebaikan pengun jung pantai terhadap ke luarganya. Ini hikmah yang dia rasakan saat berpin dah dari satu masjid ke masjid lainnya agar bisa berlebaran di sana. (zul)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728