Ada 12 Penghargaan Bagi Sumbar di Harkopnas
Padang - Ada hal menggembirakan bagi pengurus dan pegiat koperasi pada puncak
peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-69 di Jambi, Kamis
(21/7) nanti. Di upacara peringatan yang rencananya dipimpin langsung
oleh Presiden Jokowi 12 penghargaan bakal diraih Sumbar.
"Kita amat berbahagia ada 12 kepala daerah, tokoh
masyarakat, pegiat dan pengurus koperasi yang bakal berdiri di deretan
penerima penghargaan pada Harkopnas nanti. Satu diantaranya penerima
Satyalencana Wirakarya. Dia wartawan yang getol menyuarakan
perkoperasian dan UMKM," ujar Plt Kepala Dinas
Koperasi dan UMKM Sumbar,
Zirma Yusri didampingi kabid dan sejumlah stafnya, Senin (18/7).
Satu-satunya penghargaan Satyalencana ini dikatakan Zirma
amat membahagiakan. Masih ada orang Sumbar yang berdiri di deretan
penerima penghargaan yang diserahkan oleh Presiden. Sebab tahun
sebelumnya dua satyalencana yang didapat, berupa satyalencana
pembangunan yang diterima Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dan Walikota
Padang Mahyeldi Ansyarullah. Keduanya langsung menerima penghargaan itu
setelah di 2014 tertera sebagai penerima Bhakti Koperasi. Wartawan
senior bernama Rusdi Bais ini berkesempatan menerima satyalencana
setelah menerima Bhakti Koperasi lima tahun sebelumnya.
"Satyalencana ini suatu prestasi yang pantas dibanggakan.
Sangat sulit mendapatkannya. Harus dapat tanda Bhakti Koperasi dan tetap
serius memperjuangkan koperasi. Juga harus lewat seleksi ketat dan
berjenjang. Mereka pun harus lewat seleksi Sekretaris Militer," ujar
Zirma.
Ke-12 tokoh itu diantaranya lima penerima Bhakti Koperasi.
Mereka adalah Riza Falepi (Walikota Payakumbuh), Ali Yusuf (Walikota
Sawahlunto), Dr Genius Umar (Wakil Walikota Pariaman), Febrizal Ansor
(Kadinas Koperasi dan Perdagangan Kab. Sijunjung) dan H. Kasman Kasim
(Ketua Dekopinda Kab. Lima Puluh Kota).
Enam penghargaan didapatkan koperasi, berupa koperasi award
dan koperasi berprestasi 2016. Koperasi itu adalah KSUKB BPD Sumbar,
KPN Matur (Agam), KPN Pemda (Padang), Primkoppol Resor Pariaman (Kota
Pariaman), KUD Bina Usaha (Kabupaten Dharmasraya), Koperasi Koto Kaciak
(Kabupaten Lima Puluh Kota).
Penghargaan ini diharapkan semakin memotivasi para penerima
penghargaan untuk berbuat yang lebih baik bagi koperasi. Tokoh penerima
makin bergiat membuat koperasi maju, tangguh dan mandiri. Sisi lainnya,
juga memotivasi pemangku kebijakan seperti kepala daerah, kepala dinas
yang lain berkeinginan pula mendapatkan penghargaan yang sama.
"Caranya,
berilah kesempatan luas bagi koperasi berkembang di daerahnya. Berikan
tenaga pendamping, berikan anggaran pembinaan koperasi sebesar-besarnya.
Jangan hanya bisa menganggarkan di bawah Rp100 juta lalu berkeinginan
pula jadi tokoh koperasi," pungkas Zirma.
Kehadiran wartawan sebagai penerima satyalencana diharapkan
memotivasi rekan media untuk lebih mengemukakan sisi baik koperasi.
Jika ada yang buruk, beritahukan kepada pembina koperasi di daerah
bersangkutan. Jangan langsung diblow up di media. Sebab itu
menghancurkan perkoperasian, menghancurkan sendi-sendi perekonomian
kerakyatan.