Pejatra Tekadkan Jati Jadi Sentra Bordir
Padang - Kunjungan ke perajin sulaman, bordir dan aneka makanan di Bukittinggi dan Lima puluh Kota makin membuka mata kaum ibu yang tergabung di Koperasi Pengusaha Jati Sejahtera. Banyak peluang usaha yang terpampang di hadapan mereka.
“Anggota koperasi kami begitu bahagia mendapat kesempatan ini. Mereka mendengar sendiri bagaimana kiat sukses pengusaha yang dikunjungi di Bukittinggi dan Lima Puluh Kota itu,” ujar Pembina Koperasi Pejatra, Rukmiarni kepada Singgalang, Jumat (18/12).
Diungkapkan Rukmiarni, kaum ibu tersebut terkesima mendapatkan kenyataan jatuh bangun yang dialami para pengusaha yang mereka kunjungi. Pengusaha yang dinilai sukses itu mengungkapkan bagaimana perjalanan usaha mereka.
Mereka juga tak pelit membagi kiat menghasilkan aneka produk seperti saat ini. Melihat ketulusan dari si pengusaha memberikan keterangan sedemikian, para ibu rumah tangga yang ikut memperjuangkan perekonomian keluarganya tersebut tak segan berbagai hal yang mereka rasakan selama berusaha.
Di Ummi Aufa Hakim, para pengusaha makanan bertanya sepuasnya seputar rasa, bagaimana membuat produk renyah, kiat agar kripik tahan lama, tidak cepat pudar, dan lainnya. Di sentra sulaman bordir Fanadiq di Limapuluh Kota mereka bertanya tentang motif, pemilihan bahan dan seputar kiat menghasilkan produk bordir yang baik dan bermutu. Pengetahuan baru bagi anggota adalah kiat membuat rendang telur.
Satu hal yang patut ditiru adalah ketekunan para pengusaha itu melakukan berbagai inovasi terhadap produknya sehingga aman dan berdaya saing. Secara tidak langsung mengajarkan pada anggota Koperasi Pejatra tidak cepat berpuas diri dengan kualitas produk bordir, sulaman dan makanan yang mereka produksi saat ini.
Anggota Pejatra juga makin termotivasi untuk dekat dengan dinas terkait. Apalagi saat ini dinas memberi peluang kepada kelompok pelaku usaha yang ingin usahanya berkembang menjadi tangguh dan mandiri.
Hal yang menggembirakan Rukmi, anggotanya bertekad memajukan usaha yang baru mereka rintis. “Ini sungguh membahagiakan. Makin dekat impian kami menjadikan Jati ini sentra bordir, sulaman dan aneka makanan. Terima kasih Pak Afrizal dari DPRD Sumbar, Pak Hendrizal Azhar Kadis Perindagtamben Padang beserta jajarannya. Juga Widya Apriyanti kasi sarana dan prasarana industri disperindagtamben yang dengan tekun mendampingi kami bersama Nursyamsi dari Dinas Koperasi dan UKM Padang,” ujar Rukmi bahagia. (404)
“Anggota koperasi kami begitu bahagia mendapat kesempatan ini. Mereka mendengar sendiri bagaimana kiat sukses pengusaha yang dikunjungi di Bukittinggi dan Lima Puluh Kota itu,” ujar Pembina Koperasi Pejatra, Rukmiarni kepada Singgalang, Jumat (18/12).
Diungkapkan Rukmiarni, kaum ibu tersebut terkesima mendapatkan kenyataan jatuh bangun yang dialami para pengusaha yang mereka kunjungi. Pengusaha yang dinilai sukses itu mengungkapkan bagaimana perjalanan usaha mereka.
Mereka juga tak pelit membagi kiat menghasilkan aneka produk seperti saat ini. Melihat ketulusan dari si pengusaha memberikan keterangan sedemikian, para ibu rumah tangga yang ikut memperjuangkan perekonomian keluarganya tersebut tak segan berbagai hal yang mereka rasakan selama berusaha.
Di Ummi Aufa Hakim, para pengusaha makanan bertanya sepuasnya seputar rasa, bagaimana membuat produk renyah, kiat agar kripik tahan lama, tidak cepat pudar, dan lainnya. Di sentra sulaman bordir Fanadiq di Limapuluh Kota mereka bertanya tentang motif, pemilihan bahan dan seputar kiat menghasilkan produk bordir yang baik dan bermutu. Pengetahuan baru bagi anggota adalah kiat membuat rendang telur.
Satu hal yang patut ditiru adalah ketekunan para pengusaha itu melakukan berbagai inovasi terhadap produknya sehingga aman dan berdaya saing. Secara tidak langsung mengajarkan pada anggota Koperasi Pejatra tidak cepat berpuas diri dengan kualitas produk bordir, sulaman dan makanan yang mereka produksi saat ini.
Anggota Pejatra juga makin termotivasi untuk dekat dengan dinas terkait. Apalagi saat ini dinas memberi peluang kepada kelompok pelaku usaha yang ingin usahanya berkembang menjadi tangguh dan mandiri.
Hal yang menggembirakan Rukmi, anggotanya bertekad memajukan usaha yang baru mereka rintis. “Ini sungguh membahagiakan. Makin dekat impian kami menjadikan Jati ini sentra bordir, sulaman dan aneka makanan. Terima kasih Pak Afrizal dari DPRD Sumbar, Pak Hendrizal Azhar Kadis Perindagtamben Padang beserta jajarannya. Juga Widya Apriyanti kasi sarana dan prasarana industri disperindagtamben yang dengan tekun mendampingi kami bersama Nursyamsi dari Dinas Koperasi dan UKM Padang,” ujar Rukmi bahagia. (404)