Ujian Masuk STT PLN Bisa di Padang
Padang - CSR Semen Padang bidang pendikan yang diselenggarakan Yayasan Igasar Semen Padang sukses menggandeng STT PLN. Perguruan tinggi itu menyelenggarakan ujian masuk di Padang, Minggu (31/5).
"Ini kali kedua STT PLN mengadakan ujian di Padang. Diikuti 92 orang peserta dari berbagai daerah di Sumbar. Bahkan ada siswa dari Riau, Jambi dan Bengkulu yang jadi peserta ujian.
"Kita mengadakan ujian yang kedua kalinya di Padang. Kita sadar banyak sumber daya manusia di daerah yang bagus, untuk itu dijalinlah kerjasama, salah satunya dengan Yayasan Igasar Semen Padang," ujar K etua Tim Seleksi Masuk STT PLN, Kelly Juliadi.
Diungkapkan Kasie Bisnis PJMT/PJTEK STT PLN, seleksi yang mereka adakan hanya menitikberatkan materi ujian untuk tiga bidang yakni fisika, matematika dan bahasa Inggris. Menurut Kelly, untuk elektro, kompetensi matematika dan fisika yang amat diperlukan. Sementara bahasa Inggris dibutuhkan untuk memahami literatur dan syarat tamat kuliah.
Para mahasiswa yang akan menamatkan kuliahnya harus punya skor TOEFL minimal 500. TOEFL mendukung mereka untuk bekerja atau melanjutkan pendidikannya. Bahkan untuk D3, bisa ujian masuk jadi karyawan PLN pada semester tiga. Untuk S1 di semester lima. Juga ada perusahaan yang cari calon karyawan ke STT PLN selagi mereka masih berstatus mahasiswa.
Hal menggembirakan dari kerja keras dan kerja cerdas pihak Yayasan Igasar ini adalah para peserta tahun lalu yang ikut ujian di yayasan dan lulus jadi mahasiswa menunjukkan kemampuan di atas rata-rata. Fakta ini, kata Kelly membuat STT PLN makin yakin dengan kerjasama ini.
"Alhamdulillah kita mendapat kepercayaan STT PLN untuk menyelenggarakan ujian masuk ke perguruan tinggi itu. Ini membuktikan CSR Semen Padang kian berperan bagi masyarakat Sumbar khususnya dan Sumatera umumnya," ujar Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Yuzri Boy.
Disambut Antusias
Guru SMP Kinari Solok, Nur Asiyah, merasa gembira dengan adanya kesempatan ujian masuk di Semen Padang ini. Ini sangat memudahkan para siswa dan orang tua.
"Kami sangat terbantu dari segi waktu dan biaya. Saya bisa mendampingi Adisa di tengah kesibukan ujian-ujian di sekolah," ujarnya.
Arlen, seorang pengusaha di Pekanbaru pun merasakan hal yang sama. Dia bisa mengantar anak ujian sembari liburan ke kampung halaman di Bukittinggi. Baik Nur maupun Arlen terbantu dalam mendapatkan info pendidikan berkualitas bagi anaknya. Kalau perlu semua perguruan berkualitas bisa ujian di Padang atas fasilitasi Semen Padang. (404)
"Ini kali kedua STT PLN mengadakan ujian di Padang. Diikuti 92 orang peserta dari berbagai daerah di Sumbar. Bahkan ada siswa dari Riau, Jambi dan Bengkulu yang jadi peserta ujian.
"Kita mengadakan ujian yang kedua kalinya di Padang. Kita sadar banyak sumber daya manusia di daerah yang bagus, untuk itu dijalinlah kerjasama, salah satunya dengan Yayasan Igasar Semen Padang," ujar K etua Tim Seleksi Masuk STT PLN, Kelly Juliadi.
Diungkapkan Kasie Bisnis PJMT/PJTEK STT PLN, seleksi yang mereka adakan hanya menitikberatkan materi ujian untuk tiga bidang yakni fisika, matematika dan bahasa Inggris. Menurut Kelly, untuk elektro, kompetensi matematika dan fisika yang amat diperlukan. Sementara bahasa Inggris dibutuhkan untuk memahami literatur dan syarat tamat kuliah.
Para mahasiswa yang akan menamatkan kuliahnya harus punya skor TOEFL minimal 500. TOEFL mendukung mereka untuk bekerja atau melanjutkan pendidikannya. Bahkan untuk D3, bisa ujian masuk jadi karyawan PLN pada semester tiga. Untuk S1 di semester lima. Juga ada perusahaan yang cari calon karyawan ke STT PLN selagi mereka masih berstatus mahasiswa.
Hal menggembirakan dari kerja keras dan kerja cerdas pihak Yayasan Igasar ini adalah para peserta tahun lalu yang ikut ujian di yayasan dan lulus jadi mahasiswa menunjukkan kemampuan di atas rata-rata. Fakta ini, kata Kelly membuat STT PLN makin yakin dengan kerjasama ini.
"Alhamdulillah kita mendapat kepercayaan STT PLN untuk menyelenggarakan ujian masuk ke perguruan tinggi itu. Ini membuktikan CSR Semen Padang kian berperan bagi masyarakat Sumbar khususnya dan Sumatera umumnya," ujar Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Yuzri Boy.
Disambut Antusias
Guru SMP Kinari Solok, Nur Asiyah, merasa gembira dengan adanya kesempatan ujian masuk di Semen Padang ini. Ini sangat memudahkan para siswa dan orang tua.
"Kami sangat terbantu dari segi waktu dan biaya. Saya bisa mendampingi Adisa di tengah kesibukan ujian-ujian di sekolah," ujarnya.
Arlen, seorang pengusaha di Pekanbaru pun merasakan hal yang sama. Dia bisa mengantar anak ujian sembari liburan ke kampung halaman di Bukittinggi. Baik Nur maupun Arlen terbantu dalam mendapatkan info pendidikan berkualitas bagi anaknya. Kalau perlu semua perguruan berkualitas bisa ujian di Padang atas fasilitasi Semen Padang. (404)