Piala Dirut PTSP Digondol Siswa SMP Negeri 1 Padang
Padang - Kompetisi Mata Pelajaran Matematika yang digelar oleh Kelompok Kerja
Guru (KKG) Matematika Yayasan Igasar Semen Padang dipujikan oleh Dinas
Pendidikan Kota Padang. Kegiatan bagi Peserta Didik tingkat SD dan SMP
se- Kota Padang itu dinilai telah membantu kerja dinas terutama dalam
mempersiapkan bibit-bibit pelajar untuk diikutkan dalam olimpiade sains.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta didik di Kota
Padang. Memperbanyak ajang berlatih bagi mereka dan memudahkan pembinaan
hingga Padang bisa berbicara di olimpiade nasional nantinya," ujar
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang yang diwakili Kasi Kurikulum,
Ramson, Sabtu (23/5).
Ramson menegaskan saat ini ada tiga wakil Padang di
olimpiade nasional, namun mereka belum bisa mempersembahkan prestasi
menggembirakan. "Hal ini jadi cambuk bagi kita untuk mempersiapkan
mereka sedini mungkin. Kompetisi bidang sains harus digencarkan. Yayasan
Igasar Semen Padang telah memulai dan ini sangat membantu kami terutama
di Seksi Kurikulum," ujarnya saat memberikan sambutan dan membuka
secara resmi kompetisi matematika di hadapan para peserta didik, guru,
orang tua yang hadir di aula serbaguna SD Semen Padang 1 dan SD Semen
Padang 2.
Ramson meminta pihak panitia agar melaporkan rincian hasil
lomba ke dinas. Jika para juara atau minimal yang masuk final adalah
murid kelas IV dan pelajar kelas VII, maka dinas punya amunisi yang bisa
dididik untuk menghadapi olimpiade tahun depan. Dinas katanya akan
lebih serius dalam hal ini.
Dinas makin memberi apresiasi positif saat tahu kompetisi
juga disertai kegiatan parenting bagi guru dan orang tua peserta didik
yang ikut kompetisi tersebut. Parenting amat berguna dalam mensinergikan
peran guru, sekolah, dan orang tua dalam kesuksesan anaknya. Apalagi
parenting itu diisi tenaga ahli dari Ganesha Operation yang dikenal
punya revolusi belajar dengan mengoptimalkan fungsi otak kiri dan kanan.
Ketua Yayasan Igasar Semen Padang yang diwakili Ka. Dept.
SDM, Zaiful Anwar menyebutkan kompetisi diadakan untuk membuat CSR Semen
Padang lebih bermakna. Yayasan sebagai pengelola CSR Semen Padang
Bidang Pendidikan ingin berperan aktif dalam menciptakan SDM
berkualitas, mandiri dan profesional. Tak hanya di lingkup Kota Padang
dan Sumbar. Kompetisi ini bagian dari strategi yang diamanatkan Dirut
Benny Wendry agar Yayasan menjadi inkubator SDM handal.
"Kami didik pelajar dari berbagai kota di Sumatera pada
tiap tingkat/jenjang pendidikan yang ada di yayasan, meski mereka bukan
anak atau keluarga karyawan PT Semen Padang dan Semen Padang Group.
Mereka bebas berinteraksi dengan guru kapanpun dan dimana pun dalam jam
pelajaran. Karena guru harus ada di sekolah selama hari dinas dan selama
jam dinas," ujarnya.
Zaiful juga mengungkapkan, yayasan pun menyalurkan siswa
terutama Siswa SMK Semen Padang ke dunia kerja. Untuk yang melanjutkan
ke jenjang lebih tinggi, telah dijalin kerjasama dengan universitas
ternama di Jawa, yang saat ini telah terjalin dengan STT-PLN Jakarta,
Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik dan Akademi
Komunitas Semen Indonesia (AKSI) Gresik. Untuk ketiga Perguruan Tinggi
tersebut seleksi masuk berlokasi di Padang.
"Fasilitas ini bisa
dinikmati oleh siswa SLTA di Sumbar, Riau, Kepri, Jambi dan Bengkulu,"
kata Zaiful.
Berkait dengan kompetisi matematika, Zaiful menyampaikan,
"Ini akan menjadi iven tahunan dan bukan tidak mungkin di tahun 2016
akan diperluas untuk tingkat Sumatera Barat."
Piala Dirut Digondol SMP Negeri 1 Padang
Menurut Ketua Panitia, Ary Gunawan, Kompetisi Matematika yang bertema 'The Power of Match for A Better Life' dibagi atas dua tahap, penyisihan dan final. Kompetisi diikuti 288 peserta terdiri dari 114 murid SD dan 174 pelajar SMP.
Menurut Ketua Panitia, Ary Gunawan, Kompetisi Matematika yang bertema 'The Power of Match for A Better Life' dibagi atas dua tahap, penyisihan dan final. Kompetisi diikuti 288 peserta terdiri dari 114 murid SD dan 174 pelajar SMP.
Pemuncak diraih oleh Fauzi Rahmatullah Siregar dari MIN
Koto Luar Pauh Padang dan Fikra Hadi Ramadhan dari SMP 1 Negeri Padang.
Fikra berhak atas piala bergilir dari Dirut PT Semen Padang, sementara
Fauzi menggondol piala bergilir dari Ketua Yayasan Igasar Semen Padang.
Dijelaskan M. Alayu, Ketua KKG Matematika YISP yang juga
Kepala SMP Semen Padang, sebagai juara pertama di tingkat SD, Fauzi
berhak atas piala tetap dan hadiah uang Rp 1,5 juta. Adapun Fikra,
selain mendapat piala tetap juga mendapat hadiah uang Rp 2 juta.
Keduanya juga mendapat voucher investasi pendidikan jika mereka
memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Semen Padang. Fauzi
dan Fikra mendapat voucher diskon 100%, artinya mereka dibebaskan dari
investasi pendidikan jika masuk sekolah di bawah naungan Yayasan Igasar
Semen Padang.
