Header Ads

  • Breaking News

    PNM Kembangkan Komunitas dan Sinergitas Pelaku UMK

    Direktur Utama PT PNM (Persero), Parman Nataatmadja, menjelaskan perkembangan UMKM di wilayah Semarang memiliki potensi besar, sehingga perlu adanya dukungan permodalan serta pembinaan untuk menunjang peningkatan usaha mereka. Provinsi Jawa Tengah, kata dia, termasuk salah satu cabang terpesat dalam hal pertumbuhan UMKM di pulau Jawa. Oleh karena itu pihaknya terus intensif melakukan pembinaan terhadap nasabah maupun calon nasabah ULaMM, agar usaha milik masyarakat itu dapat berkembang. Sejak 2011 PNM telah melakukan pelatihan kepada lebih dari 37.000 UMKM di seluruh Indonesia. Untuk tahun ini perusahaan menargetkan 10.000 – 15.000 peserta pelatihan UMKM.

    “Diharapkan melalui temu pelaku UMKM ini dapat memberikan masukan mengenai permasalahan yang dihadapi UMKM dalam memperoleh modal sehingga dapat dikaji lebih dalam solusi untuk memecahkan masalah tersebut khusus di wilayah Semarang. Selama ini nasabah kami tidak mengalami kesulitan cukup besar dari sisi keuangan. Justru kurangnya nilai tambah dan tata kelola yang selama ini membuat kinerja UMKM kurang maksimal,” jelasnya.

    Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini, sedikitnya dihadiri 100 nasabah PNM cabang Semarang melalui klaster Pati dan nasabah UMK binaan H. Abdul Wachid. Kegiatan pelatihan juga dipadukan dengan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi nasabah PNM dengan mengambil Tema “Komunitas dan Sinergitas Pelaku UMK untuk Pengembangan Usaha”.  Tema ini diambil karena PNM menyadari bahwa UMK tidak hanya membutuhkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya, namun juga membutuhkan akses informasi, pemasaran, ketrampilan dan sinergi usaha dengan pelaku usaha (UMK) lainnya.

    Parman selanjutnya mengatakan, selain temu nasabah UMK, H. Abdul Wachid selaku legislator diharapkan juga dapat memberi partisipasi nyata untuk dapat mengoptimalkan bisnis perseroan sebagai BUMN dalam mendukung program pemerintah, khususnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah. “Seiring dengan terus bertumbuhnya profitabilitas perusahaan, kami pun terus akan meningkatkan program pendampingan dan pelatihan kami kepada UMK, baik secara kualitas maupun kuantitas. Tanggung jawab kami sebagai perusahaan negara yang mengemban kewajiban untuk mengembangkan dan memberdayakan UMKM di Indonesia akan tetap kami jalankan, salah satunya melalui sinergi seperti ini. Kami optimis, iklim ekonomi yang membaik akan mendorong kebutuhan pembiayaan UMKM,”  ungkapnya.

    Pencapaian positif dari segi pembiayaan berhasil dicatatkan oleh PNM cabang Semarang. Dengan 25 kantor Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang tersebar di wilayah Jawa Tengah, operasional bisnis dibagi ke dalam 4 klaster yaitu, Pati, Purwodadi, Semarang, dan Temanggung. Tercatat hingga Februari 2015 jumlah nasabah binaan berjumlah 3.149 nasabah binaan. Sementara pada periode yang sama total pembiayaan (outstanding) mencapai Rp 172 miliar, tumbuh sebesar 38% dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama sebesar Rp 124,7 miliar.
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728