Orangtua Anak Puji PAUD Hauriyah Halum
Kualitas pendidikan PAUD Hauriyah Halum ini dipuji Khomeldi. Pegawai Pemko Padang itu bersama isterinya Afriyanti menyatakan, “Mantap, tak percuma kami menyekolahkan anak di Hauriyah Halum. Resya Amelya Ramadhani yang mengambil kelas full day bisa belajar dan menata dirinya secara mandiri dan bisa berprestasi pula.”
Hal senada juga disampaikan orangtua Bima Ahren Alpharefi, Elfi Endri. Kata Elfi terbayar sudah kepercayaan dia dan isterinya Rezi Norita menitipkan dua anaknya di Hauriyah Halum. Bima dan adiknya tumbuh jadi pribadi yang membanggakan orang tuanya.
Elfi mengaku senang, meski dia dan istri sibuk bekerja hingga buah hati diserahkan ke Hauriyah Halum dalam kelas full day, namun pendidikan anak tetap terperhatikan di Hauriyah Halum. Namun dia tetap
mengupayakan kebersamaan dengan anak-anak pada malam hari untuk aktif berinteraksi dengan anak.
Khomeldi dan Elfi pantas gembira karena anak mereka banyak mengukir prestasi selama bersekolah di Hauriyah Halum. Karena itu terpilihlah Bima dan Resya sebagai lulusan terbaik. Keduanya berhak atas piala dan piagam penghargaan.
Sekaitan dengan itu, Nina Ramayenda juga terlihat gembira melihat jerih payah dia bersama para guru di Hauriyah Halum bisa meraih simpati dari para orangtua. Orangtua mendukung penuh kegiatan sekolah hingga Nina memberikan yang terbaik bagi anak didiknya.
Nina menegaskan, kesuksesan pada wisuda perdana ini menjadi barometer keberhasilan yang dicapai dalam dua tahun kehadiran TK/PAUD itu.
Nina merasa bangga bisa ikut menyiapkan anak-anak tersebut agar bisa mengiku-ti pendidikan selanjutnya. Bangga bisa menggandeng orang tua murid terlibat aktif dalam perkembangan anak mereka. Keberhasilan belajar sambil bermain yang dikembangkan di Hauriyah Halum bakal terus disempurnakan.
“Kami ingin terus menghadirkan generasi berkarakter, mudah beradaptasi, mampu bersosialisasi, mandiri dan kreatif yang dibentengi nilai dan norma agama. Ini cita-cita Nina 18 tahun lalu,” tegas Nina yang didukung penuh Pembina Yayasan Muwaffaqah Hauriyah Halum, Hendri Dunan dan Ketua Yayasan Muhammad Rozi. (zul)