Header Ads

  • Breaking News

    Serius Mempersiapkan Nagari Binaan Universitas Bung Hatta



    Padang - Universitas Bung Hatta (UBH) terlihat serius mengupayakan kuliah kerja nyata peningkatan peran masyarakat (KKN-PPM). Pimpian dan jajarannya ingin kegiatan intrakurikuler wajib yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi itu dengan memberikan pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa. Wadahnya kegiatan pemberdayaan masyarakat.

    Kita serius mempersiapkan KKN-PPM baik umum dan tematik ini agar bisa memberdayakan masyarakat lebih baik. Apalagi dengan tematik karena bisa menjadi cikal bakal nagari atau desa binaan Universitas Bung Hatta, ujar Ketua LPPM UBH, Dr. Elfiyondri yang mewakili rektor Universitas Bung Hatta usai membuka pembekalan kepada mahasiswa peserta KKN-PPM Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok dengan dosen pembimbing lapangan Prof. Carlo, Selasa (27/5).

    Dia menegaskan keseriusan itu tampak dari upaya memberikan pembekalan kepada mahasiswa, baik  yang umum maupun tematik. Mahasiswa diwajibkan mengikuti ujuan tulis setelah pembekalan. Mereka harus mendapatkan nilai minimal B. Jika tidak, mereka dilarang turun ke lapangan.

    Setelah itu, mahasiswa harus melakukan tinjauan lapangan untuk membuat program yang akan diusulkan. Tiap mahasiswa wajib mengusulkan lima program dan harus disetujui oleh dosen pembimbing lapangan serta pengelola KKN. Selanjutnya, mahasiswa bakal dievaluasi bagaimana respon masyarakat  terhadap kehadiran dan program yang mereka laksanakan. Tim monitoring dan evaluasi yang telah disiapkan rektor akan langsung ke lapangan ketika pelaksanaannya.

    Ketua Pelaksana KKN-PPM Universitas Bung Hatta, Indra Khaidir menjelaskan sasaran dari KKN-PPM adalah respon masyarakat terhadap kegiatan yang dilakukan. Untuk itu, program yang dilaksanakan mahasiswa bersama masyaakat harus berasal dari keinginan masyarakat.

    Dikatakannya, sekarang ini mahasiswa KKN hanya membantu memfasilitasi pelaksanaan program yang telah disepakati bersama masyarakat. Mahasiswa ikut membantu mencari pemecahan masalah yang ada di masyarakat. Membantu mereka mengakses informasi dan pelaksanaan kegiatan oleh pemerintah di daerah mereka.  Tujuannya, agar masyarakat bisa melanjutkan program tersebut setelah mahasiswa kembali ke kampus mereka.

    Indra gembira dengan adanya lima KKN-PPM tematik yang dilaksanakan UBH tahun ini. Salah satunya di Batu Bajanjang yang diusulkan oleh Prof. Nasfryzal Carlo. Diakuinya Carlo terlihat paling semangat merangkul pemerintah daerah, BPBD  Sumbar KLH dan BPBD Kabupaten Solok.

    Hal ini dibenarkan oleh Prof. Nasfryzal Carlo,Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM di Nagari Batu Bajanjang. Dia menyatakan selalu serius untuk setiap hal yang dilakukan.  Apalagi dia melihat peluang dan tantangan yang luar biasa di daerah ini. Nagari Batu Bajanjang telah ditetapkan oleh BNPB dan BPBD sebagai cikal bakal nagari Tangguh Bencana di Kabupaten Solok.

    Sebagai putra daerah Kabupaten Solok, saya tentu berupaya untuk mewujudkannya dengan menyumbangkan tenaga dan pikiran sesuai bidang ilmu yang dimiliki. Ini merupakan pengabdian saya untuk kampung halaman saya tegas Carlo.

    Dikatakannya Nagari Batu Bajanjang dicanangkan dan dipersiapkan sebagai nagari binaan Universitas Bung Hatta melalui program KKN-PPM dan kegiatan ini akan menjadi pilot proyek KKN-PPM Universitas Bung Hatta dimasa mendatang.  Sebagai Direktur Program Pascasarjana Universitas Bung Hatta, Carlo menilai banyak penelitian yang bisa dilakukan oleh para mahasiswa yang berkaitan dengan nagari tangguh bencana ini untuk dijadikan tesis, terutama mereka yang mengambil konsentrasi keahlian Manajemen Resiko Bencana.

    Kebetulan pula ada program Hibah Dikti dalam KKN-PPM di pinggang Gunung Talang itu. Carlo ingin mensinergikan program hibah tersebut dengan program manajemen bencana di provinsi dan kabupaten. Dengan cara ini diharapkan program nagari tangguh bencana benar-benar sesuai harapan.

    Dalam kuliah pembekalan itu diberikan materi yang sesuai untuk mahasiswa berada di tengah-tengah masyarakat oleh nara sumber yang kompeten seperti Wawan Budianto dari FPRB Sumbar, Eva Rita (Bappeda Sumbar yang juga dosen S2 MRB), Walhi dan KLH Kabupaten Solok. Pembekalan ini tidak hanya untuk mahasiswa Batu Bajanjang saja tetapi juga utusan mahasiswa 8 nagari lain di kabupaten Solok yang akan menerima mahasiswa KKN-PPM Universitas Bung Hatta. (zul)



    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728