Keluarga Azwir Bakal Membantu, Shafiq Bersiap Operasi Ketiga
Padang - Balita yang tujuh bulan lalu harus menahan sakit akibat tak punya anus, kini lincah bercanda. Muhammad Shafiq Altara menunjukkan kegembiraan kepada orang yang merayunya.“Alhamdulillah senangnya hati kami melihat buah hati tidak kesakitan seperti dulu lagi. Kelincahannya membuat kami lupa saluran pembuangannya belum seperti anak-anak lainnya yang sebaya,” ujar Risa Oktavia.
Diungkapkan Risa, hingga kini Shafiq masih menggunakan saluran pembuangan sementara yang dibuat pada operasi pertama dulu. Saluran itu dibuat lewat perut.
Pada operasi kedua, Shafiq dibuatkan saluran pembuangan yang semestinya (lewat anus). Pascaoperasi kedua air mata Risa kerap jatuh berderai. Betapa tidak, setiap pagi dia harus memasukkan tulangan dari plastik yang disebut busi ke anus anaknya itu.
Lima menit setiap pagi itu begitu terasa menyiksa bagi ibu muda itu. Tak tahan rasanya melihat anaknya menderita. Awalnya busi berukuran kecil, lalu ditambah ukurannya setiap 15 hari sekali. Terakhir dia harus memasukkan busi nomor 12 setiap pagi.
Itu sering dia lakukan sendiri. Semua karena sang suami harus banting tulang untuk menopang kehidupan keluarga kecil tersebut. Apalagi ada hutang yang dibuat pada operasi pertama yang harus dibayar segera, sekitar Rp10 juta
Seharusnya, dilanjutkan ke nomor 13. Namun menurut dokter di RS Ibnu Sina yang memantau keadaan Shafiq tiap kontrol, dokter Yusirwan Yusuf, perkembangan anus Shafiq sangat bagus. Dia menyarankan agar segera dilakukan operasi yang ketiga.
Pada operasi ketigai, Shafiq bakal ditutup saluran sementaranya dan hajatnya disalurkan lewat anus yang telah berkembang dengan baik tersebut. Shafiq menunggu jadwal operasi ketiganya di RS Ibnu Sina.
Risa berharap operasi ketiga berhasil seperti operasi sebelumnya. Tak lupa dia berucap terima kasih kepada Keluarga Besar Azwir Dainy Tara yang membantu operasi kedua dulu.
Bahkan operasi ketiga ini juga bakal dibantu anggota Komisi VII DPR tersebut. Anak-anak Azwir seperti HM Yamin Tara (Yamin Tara), Hj. Ananda Mutiara Rezeki Tara (Mutia Tara) dan Muhammad Khomeiny Tara (Donni Tara) pun sama-sama peduli dengan ayahnya sejak tahu penderitaan Shafiq, jelang operasi kedua. (zul)