Indo Jalito Sangat Gembira, Pemeriksaan Kesehatan Lansia Sukses
Padang - Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia yang dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Kota Solok dengan Indo Jalito, sukses dilaksanakan. Pemko Solok beserta SKPD terkait telah menunjukkan dedikasinya untuk menyukseskan acara.
“Kami sangat senang acara bakti sosial dari Indo Jalito, Rabu kemarin sangat sukses. Seluruh jajaran Pemko Solok berupaya keras mendukung pemeriksaan kesehatan lansia sebagai salah satu bentuk kepedulian kami terhadap kampung halaman,” ujar Ketua Indo Jalito, Nunink Hardiman, Jumat (28/3).
Menurut Nunink, dukungan yang sungguh-sungguh terlihat dari bagaimana Walikota Irzal Ilyas yang menyempatkan diri membuka acara tersebut sebelum berangkat ke Jakarta. Bahkan walikota berupaya menyediakan waktunya hingga pemeriksaan kesehatan secara simbolis dilaksanakan.
Sebelum meninggalkan acara, masih juga menyempatkan diri bercengkrama dengan warganya sembari mengigatkan mereka untuk memafaatkan pemeriksaan itu semaksimal mungkin.
Jelang makan siang, Wakil Walikota Zul Elfian Dt. Tianso menyambangi tempat pelaksanaan kegiatan di aula Dinas Kesehatan Kota itu. Dia mendampingi Indo Jalito bergerak dari ruang pemeriksaan yang satu ke ruang lainnya guna melihat dari dekat pemeriksaan kesehatan berlangsung.
Zul Elfian bertahan hingga ucara usai. Menjamu makan di RM Salero Kampuang dan mengadakan jamuan minum cendol di rumah dinasnya.
Pemko Solok juga memberikan penghargaan atas kepedulian Indo Jalito terhadap warga kota itu. Penghargaan diserahkan oleh Zul Elfian di rumah dinasnya. Indo Jalito menganggapnya sikap memuliakan tamu yang tiada bandingnya.
Nunink juga melihat dedikasi pun diperlihatkan oleh dokter dan paramedis yang dilibatkan dalam bakti sosial Indo Jalito. Serasa memakai tenaga dokter sendiri.
“Kami biasanya memakai tenaga dokter yang selalu ikut dalam kegiatan Indo Jalito. Sebab, kami punya standar pemeriksaan dan peralatan pula. Terutama untuk penyelenggaraan sunatan massal,” urai Nunink seraya menyebut tenaga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kota Solok pun aktif dalam kegiatan itu.
Masyarakat pun terlihat senang dengan kegiatan tersebut. Malah ada yang memeluk-meluk anggota Indo Jalito. Ternyata dari dialog singkat diantara keduanya, keluarga mereka saling kenal. Maka berlanjutlah pembicaraan mereka seputar kabar keluarga masing-masing.
Evi Marlaut, sebagai salah satu pendiri Indo Jalito 13 tahun silam, pun menyatakan kegembiraannya. Wajahnya memerah dan tampak sesekali mengusap tetes air mata yang bergulir di pipinya. Menurut Evy, kejadian di Solok ini jadi cerita yang bakal dilaporkan kepada seluruh anggota Indo Jalito.
Kata Evy, memang tidak semua anggota mereka orang Minang asli. Salah satunya, Ketua; Nunink Hardiman. Dia hanya besar dan bersekolah di Bukittinggi dan sejumlah sekolah lainnya di Sumbar. Namun jangan ditanya kecintaannya terhadap Ranah Minang ini.
Malah pada awal-awal Indo Jalito mengadakan kegiatan di Sumbar pada 13 tahun silam, peran Nunink lewat jaringan alumninya tak bisa disepelekan. Arlinda Novera dan Sri Sundari menambahkan, sejak kepemimpinan Nunink, kepercayaan anggota, relasi dan mitra tambah meningkat. (zul)
