Mutia Tara akan Perjuangkan Aspirasi Perempuan
Pariaman - Calon anggota DPR dari Partai Golkar untuk Dapil II, Ananda Mutiara Rezeky Tara menyatakan siap memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumatera Barat.
Mutia Tara memberikan perhatian khusus kepada kaum perempuan dalam bidang politik.
“Sebagai perempuan, kami mengerti dengan keinginan masyarakat. Saatnya perempuan juga memperjuangkan kaumnnya di kancah politik,” sebut Mutia ketika beramah tamah dengan masyarakat Asam Pulau, Kecamatan Lubuak Alung, Jumat (14/2) malam.
Selama ini, katanya, keterwakilan perempuan di parlemen terutama di tingkat pusat sangat minim. Akibatnya berbagai program yang berhubungan dengan pemberdayaan perempuan seringkali diabaikan.
Malah terkesan belum mendapat skala prioritas pada berbagai program pemerintah.
Dia mencontohkan, pengambilan keputusan secara nasional lebih banyak dilakukan di tingkat pusat. Karenanya Mutia mengambil peran ini untuk memperjuangkan kaumnya.
“Jika terpilih nantinya aspirasi yang ada di Asam Pulau ini akan sampai ke tingkat pusat,” sebut Mutia disambut tepuk tangan masyarakat.
Mutia menegaskan, dari pengalamannya aktif di berbagai organisasi, dia melihat banyak program pembangunan yang bisa dibawa ke daerah. Apalagi dia sering mengikuti perjalanan ayahnya Azwir Dainy Tara memberdayakan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Kue pembangunan itu kan cukup banyak di pusat. Bak pepatah orang Minang, kalau tidak dijuluak tidak akan jatuh. Sehingga, kita perlu orang-orang yang akan manjuluak program tersebut. Insya Alah, jika saya didukung dan terpilih nantinya, siap mengemban amanah itu,” sebut Mutia Tara.
Sepak terjang Mutia diapresiasi tokoh pemuda Lubuk Alung yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Padang Pariaman, Riza Marjohan. Dia mengaku salut dengan perjuangan yang dilakukan putra dan putri Azwir itu. (zul)
Mutia Tara memberikan perhatian khusus kepada kaum perempuan dalam bidang politik.
“Sebagai perempuan, kami mengerti dengan keinginan masyarakat. Saatnya perempuan juga memperjuangkan kaumnnya di kancah politik,” sebut Mutia ketika beramah tamah dengan masyarakat Asam Pulau, Kecamatan Lubuak Alung, Jumat (14/2) malam.
Selama ini, katanya, keterwakilan perempuan di parlemen terutama di tingkat pusat sangat minim. Akibatnya berbagai program yang berhubungan dengan pemberdayaan perempuan seringkali diabaikan.
Malah terkesan belum mendapat skala prioritas pada berbagai program pemerintah.
Dia mencontohkan, pengambilan keputusan secara nasional lebih banyak dilakukan di tingkat pusat. Karenanya Mutia mengambil peran ini untuk memperjuangkan kaumnya.
“Jika terpilih nantinya aspirasi yang ada di Asam Pulau ini akan sampai ke tingkat pusat,” sebut Mutia disambut tepuk tangan masyarakat.
Mutia menegaskan, dari pengalamannya aktif di berbagai organisasi, dia melihat banyak program pembangunan yang bisa dibawa ke daerah. Apalagi dia sering mengikuti perjalanan ayahnya Azwir Dainy Tara memberdayakan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Kue pembangunan itu kan cukup banyak di pusat. Bak pepatah orang Minang, kalau tidak dijuluak tidak akan jatuh. Sehingga, kita perlu orang-orang yang akan manjuluak program tersebut. Insya Alah, jika saya didukung dan terpilih nantinya, siap mengemban amanah itu,” sebut Mutia Tara.
Sepak terjang Mutia diapresiasi tokoh pemuda Lubuk Alung yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Padang Pariaman, Riza Marjohan. Dia mengaku salut dengan perjuangan yang dilakukan putra dan putri Azwir itu. (zul)
