Header Ads

  • Breaking News

    KATUA Beri Peencerahan bagi Wisudawan FTUA

    Padang - Para wisudawan angkatan IV Fakultas Teknik Universitas Andalas (FTUA) pada tahun ini mendapat pembekalan dari senior mereka. Sejumlah senior yang tergabung dalam Keluarga Alumni Teknik Universitas Andalas (KATUA) memberikan sejumlah tips bagi para juniornya dalam acara silaturahmi di gedung Pasca Sarjana Unand, Sabtu (14/12).

    “Adik-adik diharapkan bisa memperhatikan sikap dan cara berbicara. Sebab, sikap adalah hal pertama yang sangat menentukan anda diterima atau tidak oleh tim interview,” ujar Dedi Saptomo, alumni angkatan 87 yang kini sudah menjabat sebagai manager di TP Semen Padang pada termu ramah dan pembekalan wisudawan FTUA angkatan IV tahun 2013.

    Deddi menyatakan sikap dan cara bicara memegang persentase paling besar dalam suatu sesi wawancara. Penampilan harus diperhatikan, karena itu menjadi cerminan siapa kita.

    Dalam mengawali pembicaraan saat wawancara, vokal harus diupayakan jelas dan lugas. Jika intonasi saat menjalani wawancara bagus akan mendatangkan kesan kepada tim rekrutmen bahwa kita memiliki percaya diri yang tinggi. Kepercayaan diri ini bisa muncul bila seseorang yakin dengan diri dan kemampuannya.

    Jika dua hal itu sukses dilakukan, maka barulah isi kepala memainkan peran selanjutnya. “Namun jangan bangga jika kita cerdas, sebab dalam dunia kerja yang lebih dibutuhkan adalah orang yang bisa kerja dan mampu menyelesaikan permasalahan bidangnya dengan baik,” tegas Deddi.

    Penyampaian Deddi dibenarkan oleh Ikbal, Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Sumatera Barat). Dunia kerja lebih butuh orang yang bisa menangani beban pekerjaan yang diberikan kepadanya. Mereka juga dituntut bisa bekerjasama dan mudah beradaptasi lingkungan kerjanya.

    Ikbal  pun menekankan bahwa seorang wisudawan dari fakultas teknik barulah seorang yang berpredikat Sarjana Teknik. Agar bisa mumpuni dalam bidang keahliannya, maka dia harus punya keahlian seorang engineer. Mereka harus ikut kuliah pembekalan dan ujian sertifikasi dari organisasi keahlian seperi PII.

    “PII dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum sudah menjalin kerjasama dalam memberikan sertifikat keahlian ini. Para fresh graduate (wisudawan yang baru lulus) akan diberi kesempatan mengkuti pelatihan secara gratis. Untuk info selanjutnya silakan menghubungi KATUA Korwil Sumbar,” ungkap Ikbal.

    Mereka juga diberi wawasan agar berupaya memperjuangkan karirnya di bidang profesional dengan sebaiknya, oleh Ilhamsayah Mirman, Staf Ahli Komisi IV DPR. Namun mereka juga harus berani mengambil keputusan jika harus berkarir di bidang lain.

    Selain itu, bagi para mahasiswa/calon wisudawan yang ikut meramaikan acara, diminta untuk mempersiapkan diri dengan sebaiknya. Mereka harus meningkatkan kompetensi agar mudah berkarir di jalur profesional.

    Bagaimana caranya? Sekretaris KATUA Korwil Sumbar, Teddi Yantaria Riza mengajak mereka melatih kompetensinya sejak masa kuliah. Menurut dia Sigma Institute yang dia pimpin siap membantu. Bahkan katanya, Sigma sudah beberapa kali mengajak mahasiswa teknik untuk menyelesaikan ‘kasus’ dalam bentuk magang di lapangan yang berhubungan dengan keilmuannya.

    Para wisudawan dan pihak dekanat yang diwakili Pembantu Dekan III, DR. Eng Rachmadi Kurnia, menyambut gembira pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan itu berlanjut dan dilaksanakan sebelum gladi resik wisuda sarjana. (zulfadli)
    OKEBANA.COM merupakan anggota resmi dari Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) dengan nomor register 003/REG/DPN-ASANTARA/VII/2026.

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728