KAIN yakin Padang akan Jaya dengan Pariwisata
Pariwisata Kota Padang bakal lebih berdeyut jika Kandris
Asrin dan Indra Dwipa memimpin kota ini. Pasangan berjuluk KAIN dan bernomor
urut 6 ini punya kiat-kiat yang bagus lagi populis. Pantai Padang dijadikan
pusat kuliner dan wisata pantai seperti Losari di Makasar, Taman Hutan Raya
disulap seperti taman safari.
“Padang punya potensi pariwisata yang sangat bagus. Pantai
Padang ini bahkan tak kalah dengan Sanur dan Kuta di Bali yang sangat tersohor.
Hanya saja mereka lebih baik dalam hal pengelolaan dan penataannya,” tegas
Kandris.
Diungkapkan calon walikota yang berasal dari Limau Puruik
Padang Pariaman ini, potensi pariwisata Padang banyak dan beragam. Potensi
objek wisata alam tersebar di setiap bagian kota. Begitu juga juga objek wisata
religi, sejarah, seni dan budaya. Bahkan objek wisata baharinya pun bagus dan
menarik.
Untuk wisata alam ada taman Siti Nurbaya di Gunung Padang,
taman nirwana, pantai padang, pantai carolina, pantai pasir jambak, aneka
lubuk, Taman Hutan Raya Bung Hatta, goa kelelawar, air terjun sikayan balumuik
dan lainnya.
Padang pun, ujar sumando Tanah Datar ini, punya kota tua
yang sangat layak jual. Lokasinya berada di dekat objek wisata alam, religi dan
bahari yang sangat mendukung pengembangannya.
“Jika warga sepakat, daerah kota tua kita buat semacam
malioboronya Yogyakarta. Dia hanya dinikmati dengan berjalan kaki seperti
Losari. Pemanfaatan gedung dan gudang yang ada di sana dibuat seperti di Medan,” ungkap mantan Ketua
KNPI Sumbar yang pada masa kepemimpinannya ratusan pemuda dikirim magang ke
Malaysia.
Program magang ini berkat kepercayaan Majelis Gabungan Belia
Malaka (MGBM) terhadap KNPI. KNPI bisa menjalin kerjasama dengan Cubic electronic
Sdn Bhd.
Dijelaskan lelaki yang lahir dan besar di Lapai ini,
penataan berbagai objek wisata itu tak bakalan memberatkan APBD Kota Padang.
Sejumlah lembaga swasta di kota ini telah mengontak Kandris dan menyatakan siap
mengucurkan CSR-nya untuk membenahi Pantai Padang. Mereka juga memberdayakan
pedagang kaki lima yang berusaha mendulang rezeki di kawasan itu.
Sarana dan prasarana penunjang seperti lahan parkir dan
terminal angkot pun disiapkan dengan memanfaatkan berbagai program pembangunan
yang ada di kementerian. Pemko di bawah kepemimpinan Kandris-Indra pun nantinya
bisa menggandeng investor, asalkan bersedia berdampingan dan memberdayakan
usaha kecil yang telah lama ada di lokasi yang bakal dikerjasamakan tersebut.
“Masyarakat diikutkan dalam program pembangunan yang
dilakukan Pemko. Caranya, saya akan mengadakan minum kopi bersama di Palanta (kediaman
walikota) untuk membicarakan apa solusi untuk kejayaan Padang,” kata pria yang
berencana mengulang sukses Syahrul Ujud dalam memimpin Padang.
Menurut rencana, pertemuan dengan segenap elemen masyarakat
dilakukan tiap bulan. Sebab Kandris-Indra yakin dengan kebersamaanlah Padang
bisa dikembalikan kejayaannya .Termasuk membenahi pasar raya dan pasar satelit
yang ada. (*)