IPKL Rapatkan Barisan Gelar Acara Penuh Keakraban
Ajang pemilihan Walikota Padang periode 2013-2018 semakin dekat. Banyaknya calon, tentu pemuda dan warga di Kelurahah Lapai, Kecamatan Nanggalo punya jagoan masing-masing. Untuk menjaga persatuan dan kesatuan warga selama ini tetap terpelihara, maka ikatan pemuda kampung lapai (IPKL) gelar berbagai acara penuh keakraban.
“Kita tak ingin kekompakan antara berbagai elemen kepemudaan dan warga di Kampung Lapai ini terkoyak-koyak oleh pilkada. Tiap kita punya calon, silahkan berbuat untuk calon masing-masing, namun jangan biarkan keakraban terkoyak,” ujar Ketua Pemuda IPKL, Parlin Juis yang didampingi Ketua Panpel, Yusrizal dan sekretaris, Viola.
Dijelaskan Parlin, untuk menjaga silaturrahmi antar warga, pemuda berinisiatif membuat berbagai acara penuh keakraban. Pemuda yang mengawalinya dengan memanfaatkan momen Sumpah Pemuda 28 Oktober nantinya.
Menurut Parlin, persatuan penting dijaga lantaran di Lapai tinggal berbagai suku dan etnis. Makanya, rangkaian acara yang digelar pun mengadopsi budaya etnis-etnis yang ada. Dibuka dengan jalan sehat bersama warga Minggu (6/10) pagi, dilanjutkan dengan acara kuda lumping sore harinya.
“Alhamdulillah, dukungan masyarakat luar biasa. Ratusan warga ikut memeriahkan dan menyumbang berbagai hadiah, termasuk SJS Plaza dan calon walikota yang balihonya ada di lokasi acara ini,” kata Parlin dengan nada bangga..
Kebahagiaan pun meliputi bapak-bapak, hingga anak-anak yang memadati lapangan di sebelah Pasar Lapai itu. Fitria Yuniati salah satu diantaranya. Pemilik Assyifa Pelaminan yang bernomor undian 620 itu memenangkan doorprize berupa TV 21 inchi. Fitria lebih gembira lagi, tiga anaknya juga dapat hadiah. “Ada empat hadiah yang kami dapatkan pada acara kali ini,” ujarnya sambil tertawa.
Warga juga gembira, ada pengobatan gratis yang diberikan oleh Buyung Suhu dalam kegiatan itu. Putra Koto Nan Ampek, Payolansek Kota Payakumbuh itu mengobati mata warga. Ada yang matanya terkena katarak, kelainan lensa mata, hingga syaraf matanya diobati oleh Buyung. Jika ada yang ingin berobat yang lain dan kebetulan tidak bisa ditangani di sana, diminta Buyung untuk datang ke tempat prakteknya di Sungai Sapih Padang. (zul)
“Kita tak ingin kekompakan antara berbagai elemen kepemudaan dan warga di Kampung Lapai ini terkoyak-koyak oleh pilkada. Tiap kita punya calon, silahkan berbuat untuk calon masing-masing, namun jangan biarkan keakraban terkoyak,” ujar Ketua Pemuda IPKL, Parlin Juis yang didampingi Ketua Panpel, Yusrizal dan sekretaris, Viola.
Dijelaskan Parlin, untuk menjaga silaturrahmi antar warga, pemuda berinisiatif membuat berbagai acara penuh keakraban. Pemuda yang mengawalinya dengan memanfaatkan momen Sumpah Pemuda 28 Oktober nantinya.
Menurut Parlin, persatuan penting dijaga lantaran di Lapai tinggal berbagai suku dan etnis. Makanya, rangkaian acara yang digelar pun mengadopsi budaya etnis-etnis yang ada. Dibuka dengan jalan sehat bersama warga Minggu (6/10) pagi, dilanjutkan dengan acara kuda lumping sore harinya.
“Alhamdulillah, dukungan masyarakat luar biasa. Ratusan warga ikut memeriahkan dan menyumbang berbagai hadiah, termasuk SJS Plaza dan calon walikota yang balihonya ada di lokasi acara ini,” kata Parlin dengan nada bangga..
Kebahagiaan pun meliputi bapak-bapak, hingga anak-anak yang memadati lapangan di sebelah Pasar Lapai itu. Fitria Yuniati salah satu diantaranya. Pemilik Assyifa Pelaminan yang bernomor undian 620 itu memenangkan doorprize berupa TV 21 inchi. Fitria lebih gembira lagi, tiga anaknya juga dapat hadiah. “Ada empat hadiah yang kami dapatkan pada acara kali ini,” ujarnya sambil tertawa.
Warga juga gembira, ada pengobatan gratis yang diberikan oleh Buyung Suhu dalam kegiatan itu. Putra Koto Nan Ampek, Payolansek Kota Payakumbuh itu mengobati mata warga. Ada yang matanya terkena katarak, kelainan lensa mata, hingga syaraf matanya diobati oleh Buyung. Jika ada yang ingin berobat yang lain dan kebetulan tidak bisa ditangani di sana, diminta Buyung untuk datang ke tempat prakteknya di Sungai Sapih Padang. (zul)
