Igasar Beri Award Bagi Karyawan dan Guru Tetap
Penyerahan award bagi karyawan dan guru itu dilaksanakan
dalam upacara khusus setelah peringatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan. Mereka
diberi medali emas, cincin dan piagam.
“Kegiatan kita sinergikan dengan peringatan Sumpah Pemuda,
karena kita tahu masa sekolah adalah masa dimana kita bisa menginiasi mereka
menjadi pemuda yang yang santun, cerdas, inspiratif dan berprestasi. Merekalah
calon pemimpin bangsa di masa depan,” ujar Yuzri Boy didampingi Kepala SMK
Lovandritos, Kepala SMP Husriadi, Sekretaris Yayasan Mawardi dan Bendahara Amran.
Dijelaskan pria yang akrab dipanggil Boy itu, apa yang
dilakukan hari ini adalah sebagai implementasi dari keinginan Menpora. Hal ini
bisa menjadi pemacu pemuda untuk lebih berprestasi
Diharapkan Boy, dengan adanya penghargaan yang diberikan bukan
hanya memotivasi penerima award. Melainkan juga rekan kerja dan anak didik dan
pihak-pihak yang terkait untuk lebih berprestasi . Apalagi dia bercita-cita menjadikan
seluruh sekolah di lingkungan yayasan sebagai rumah kedua bagi peserta didik. Yang
diinginkannya adalah peserta didik budiman.
Menurut Boy, semua bisa dicapai bila sekolah jadi idaman.
Semua pihak baik yayasan dan pimpinan sekolah diharap terus bahu membahu
menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan. Pada lingkungan yang baik dan
nyaman inilah peserta didik dapat meningkatkan prestasinya.
Sekaitan dengan itu, Kepala SMK Semen Padang, Lovandritos, menegaskan
harapan Ketua Yayasan akan terus ditingkatkan pencapaiannya. Dikatakannya, dari
segi prestasi SMK terus menanjak. Meski baru berusia sembilan tahun, para siswa
telah menunjukkan prestasi yang menggembirakan.
Disebutkannya, Nofri Wahyu dan Deandres Eka Putra berhasil
jadi inovator terbaik pada lomba robotik yang diselenggarakan Politeknik Unand.
Sementara Ari Kurniawan dan Fauzi Sadikin jadi juara III Kejurnas Perisai Diri.
Para lulusannya pun diminati dunia kerja. Sebanyak 40%
siswanya terserap dunia kerja dan 60 persen lagi memilih melanjutkan
pendidikannya.
Award dan gelar prestasi
Ketua Panitia Yuharmen menjelaskan karyawan dan guru yang
diberikan penghargaan adalah yang telah mengabdi selama 25, 20 dan 10 tahun.
Kepada Elidarni, Sri Hayati, M. Yusuf, Deswarti dan Desfaizal yang telah
mengabdi selama 25 tahun diberikan medali emas 24 karat seberat 18,75 gram.
Untuk yang 10 tahun seperti Akhiruddin Sri Faizati,
Yusnawati dan Fatima Widya berhak atas cincin seberat 6,25 gram.
Masing-masingnya mendapat pula piagam penghargaan.
Elidarni
kepada Singgalang menyebutkan sangat bahagia dengan bentuk perhatian
dari yayasan kepada dia dan teman-temannya. Guru agama SMP Semen Padang
ini berharap dapat melakukan yang lebih baik lagi terhadap anak
didiknya.
Puncak acara, dilakukan penampilan bakat dan gelar prestasi
yang dicapai oleh seluruh sekolah di lingkungan yayasan. Penampilan bakat seperti
silat perisai diri oleh siswa SMP Semen Padang, penampilan pakaian daerah dan
seragam aneka profesi oleh murid TK Semen Padang dan murid SD 1-2 Semen Padang.
Selanjutnya siswa yang mendapat prestasi pun bergantian
berparade di hadapan ketua dan unsur pimpinan Yayasan Igasar Semen Padang.
Mereka terlihat berjalan dengan rasa bangga bersama hadiahnya disaksikan oleh adik,
kakak dan teman sekelasnya.
“Semoga award non akademis ini bisa memacu peserta didik
kami untuk berprestasi yang lebih baik di masa mendatang. Tiap prestasi kita
hargai baik secara akademis maupun non akademis,” tegas Boy yang diamini Mawardi.
(zul)