Jurus Sukses Ina Cookies (1) : Kembangkan Kreativitas dan Hargai Karyawan
Belajar dari pengalaman pengusaha sukses amat membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) Sumbar. Selain mendapat pengetahuan seputar kiat sukses mereka menggerakkan usaha, pelaku UMKM juga bisa menjalin kemitraan dengan pengusaha itu.Pentingnya arti temu UMKM dengan pengusaha sukses ini, membuat kegiatan tersebut terus dilakukan untuk memotivasi pelaku UMKM. Demikian diungkapkan Asisten Deputi Pengembangan Bisnis Kementerian Koperasi dan UKM, Syafrial di hadapan pelaku UMKM Sumbar di Hotel Pangeran Beach, Selasa (24/9).
“Kegiatan ini sangat penting. Namun harus dievaluasi sejauhmana pelaku UMKM termotivasi mengembangkan usahanya dan dimitrakan dengan pengusaha sukses itu,” ujarnya.
Pengusaha sukses berskala kecil dan menengah memiliki kewajiban memberdayakan usaha di bawahnya, dari mikro atau kecil. Dengan cara ini, pengusaha mikro terbantu perkembangan usahanya. Apalagi di Indonesia ada 55.856.176 mikro atau 98,79% dari keseluruhan usaha.
Dia juga menekankan pentingnya UMKM punya standarisasi produk sebagaimana disampaikan Kadinas Koperasi dan UMKM Sumbar yang diwakili Kabid PUMKM, Desmadi Idrus. Dikatakannya, pada 2015, UMKM harus bersaing dengan produk dari negara ASEAN seiring berlakunya Asean Economic Community (AEC).
Pemilik Ina Cookies dari Bandung, Ina Wiyandini, menyarankan agar pelaku UMKM memperkaya ide-ide kreatif guna mengembangkan usaha. “Jangan terpaku pada modal, tingkatkan kreativitas terhadap produk yang dihasilkan. Jadikan produk beda dari yang lain untuk memenangkan persaingan,” tegas Ina.
Ina pun sering menggunakan singkatan dari produk hasil inovasinya. Bahan, peristiwa bahkan mimpinya dijadikan Ina untuk ide dan disingkat jadi nama produknya.
Keripik Balado Mahkota pun menerapkan produk yang beda dari produsen lain yang sejenis. Arismen, GM Keripik balado Mahkota, menekankan variasi produk mereka menambah peluang pasar. Dosen Universitas Andalas ini memberikan rahasia pengembangan Mahkota dari modal kecil di tahun 1993.
Ina dan Arismen juga menekankan pentingnya menghargai karyawan. Berdayakan mereka sebaik-baiknya. “Doa karyawan dan niat kita untuk mensejahterakan pekerja, bisa jadi penguat kemajuan usaha kita. Allah akan membukakan pintu rezeki,” tegas Ina. (zul)