Salimah Peduli Kesehatan Reproduksi Perempuan
PD Salimah
Kota Padang melaksanakan Seminar bertajuk "Selamatkan Kartini dari Kanker
Serviks". Kegiatan ini dilaksanakan
di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Jati Padang, Minggu (21/4).
Pjs Ketua Salimah Kota Padang, Sri Handani, menyebutkan 70 Peserta
yang berasal dari kalangan umum dan utusan dari beberapa lembaga perempuan ini
mengikuti kegiatan dengan sangat antusias. Ini terlihat dari banyaknya
pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta.
Acara yang
diangkatkan dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun ini merupakan wujud
kepedulian Salimah Kota Padang terhadap kesehatan para perempuan di Kota Padang
ini dibuka oleh isteri Wakil Walikota Padang, sekaligus Ketua Badan Koordinasi
Organisasi Wanita (BKOW) Kota Padang, Harneli Bahar.
Harneli
menyatakan sangat menyambut gembira diangkatkannya kegiatan ini, karena banyak
perempuan yang belum tahu mengenai kanker serviks ini, padahal kanker tersebut
merupakan salah satu kanker pembunuh terbesar di Indonesia. “Saya gembira,
Salimah Padang mampu menyelenggarakan seminar ini. Mudah-mudahan kepedulian
Salimah terhadap kesehatan organ reproduksi perempuan ini bisa meminimalkan
resiko akibat kanker pembunuh nomor satu di Indonesia itu,” ujar Harneli.
Kegiatan ini
menghadirkan pembicara yang ahli di bidangnya, yaitu Ibu dr. Hj. Ermawati,
SpOG(K) dan Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Padang Prof. dr. Salmiah Agus
SpPA (K). kedua pembicara memaparkan panjang lebar tentang kanker serviks
(kanker mulut rahim) ini.
Ermawati
dalam paparannya menjelaskan tentang cara dan metode mendeteksi kanker serviks
secara dini. "Apabila keberadaan kanker ini dapat dideteksi sejak dini,
maka akan dapat dilakukan pencegahan penyebarannya," ujarnya.
Pembicara
yang lain, Ibu Salmiah Yusuf banyak menitik beratkan pada bagaimana tahapan
terjadinya kanker dan cara kerjanya.
Mereka
seperti tersentak oleh fakta yang disampaikan Ermawati. Dia menyebutkan kanker
serviks adalah kanker pembunuh nomor dua di Sumatra Barat saat ini. Oleh karena
itu tidak dapat dipandang sebelah mata.
"Di
indonesia saat ini terdapat 41 kasus kanker serviks setiap harinya. dan 20
diantaranya meninggal dunia, sehingga upaya utama yang bisa dilakukan adalah
dengan melakukan pencegahan dan menghindari pola hidup yang dapat mencegah
terjadinya kanker ini, " pungkasnya.
PD Salimah
Kota Padang juga memberikan alat pendeteksi dini virus/bakteri kanker serviks kepada
peserta. Ini jelas menguntungkan peserta karena dapat mengetahui apakah masing-masingnya
terdeteksi mengalami gangguan pada organ reproduksi. Demikian relis yang
dikirimkan dari Humas Salimah Sumbar, Maghdalena. (zul)
Tidak ada komentar
Masukan Anda amat berarti untuk pengembangan web ini selanjutnya